
kemarin (rabu, 2 september 2009) gue dan 160 anak 2011 lainnya lagi kuliah Entrepreneurship di auditorium. hari ini ada guest lecture, yaitu Jerry Aurum. dia adalah seorang Photographer dan seorang Graphic Designer. kuliah hari ini bener-bener membuat gue bahagia. karena bagaimana cara dia membagi pengalamannya sebagai seorang Entrepreneur sangat masuk akal. dia juga menunjukkan karya-karyanya. dia udah dapet project dari berbagai perusahaan, seperti Sampoerna, LA light, Citibank, BMW, Djarum Black, XL, Telkomsel, dan lain sebagainya. dan yang bikin dia tambah menarik menurut gue karena dia lulusan ITB (Design Komunikasi Visual). menarik bukan?
waktu lagi sesi tanya jawab, tiba-tiba aja.. semuanya bergoyang. 1 hal yang terlintas dalam otak gue saat itu (dan gue rasa sekian kepala lain yang ada di audi saat itu) “aaargh! siapa sih yang nendang-nendang kursi gue?!”. keadaan waktu itu adalah semua orang skip dengan keadaan goyang bergoyang tersebut. beberapa detik kemudian ada yang bilang kalau itu adalah gempa bumi. semua orang pun panik, dan mulai berlarian keluar dari audi. gue sendiri malah sempat-sempatnya berpikir “katanya kiamat 2012, sekarang kan masih 2009, apa dipercepat ya?”
keadaan diluar gedung dipenuhi oleh anak 2010, 2011, 2012, beberapa anak 2009 dan pegawai serta staff pengajar SBM. semua orang berbicara, semua orang panik. dan justru keramaian itu yang ngebuat gue takut. chaos dan hectic nya orang-orang itu mengerikan menurut gue.
ketika gue udah mulai tenang, gue pun teringat ibu. kata temen gue Jakarta juga ngerasain gempa. wowowow! bagaimana dengan nasib ibu tersayang dirumah? gue pun mengeluarkan handphone, men-dial nomor ibu dan.. “sisa pulsa anda tidak mencukupi untuk melalukan panggilan ini”.. “KAMBING!!” kenapa disaat kayak gini gue malah ga ada pulsa, bodoh banget deh! trus semua jaringan telepon emang dimatikan waktu itu. jadi gue ga bisa pinjem handphone temen gue. zzz.
kuliah sempat dilanjutkan untuk 5-10 menit. lalu semua mahasiswa, dosen dan staff lainnya diharapkan untuk meninggalkan SBM. ternyata hampir semua orang di ITB pulang. jadilah jalanan macet. belum lagi angkot dengan jurusan cisitu-tegalega ga lewat-lewat. padahal ada sekian puhul mahasiswa yang sudah menunggu.
keadaan yang sangat chaos saat itu. gue yakin kalau ada anak-anak RAKSHADEVA pasti ricky, choki, malvin, jisung, dan kawan-kawan bendera lainnya lagi sibuk ngibarin bendera chaos. (garing? tentu saja!)
Recent Comments